Lompat ke konten
Intynet — Internet Cepat Anti Lelet

Artikel ·

Mengenal Lebih Jauh Tentang Bitcoin

Oleh Akhmad Raharjo

Mengenal Lebih Jauh Tentang Bitcoin

Sebagian besar dari kalian tentu tidak asing dengan apa itu Bitcoin. Bitcoin merupakan salah satu alat transaksi yang berbentuk mata uang baru ataupun uang elektronik. Mata uang digital ini telah populer di seluruh penjuru dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Telah banyak pula yang berinvestasi dengan Bitcoin, bahkan dari golongan generasi milenial sekalipun.

Apa itu Bitcoin?

Dikutip dari Investopedia, Bitcoin merupakan mata uang digital yang dibuat pada bulan Januari 2009 oleh sosok anonim bernama Satoshi Nakamoto. Bitcoin sering digolongkan sebagai salah satu cryptocurrency ataupun mata uang kripto. Karena merupakan mata uang digital, orang-orang bisa memakainya untuk membeli produk ataupun layanan, dan seluruh transaksi akan tercatat dalam blockchain yang bersifat publik. Bitcoin tidak memiliki wujud fisik, hanya digital saja, namun popularitasnya besar dan nilainya cenderung naik dari waktu ke waktu.

Bagaimana Metode Kerja Bitcoin

Setiap Bitcoin disimpan ke dalam dompet digital di komputer maupun ponsel. Untuk memahami cara kerjanya, pahami istilah-istilah berikut:

1. Blockchain

Tiap transaksi Bitcoin tercatat di dalam blockchain yang bersifat publik. Blockchain terdiri dari blok yang menampung transaksi, di mana tiap blok saling terkait lewat kriptografi sehingga membentuk jaringan.

2. Private and Public Keys

Public keys diperlukan ketika seseorang hendak mengirimkan Bitcoin kepada orang lain — seperti alamat dompet (wallet address). Semua orang bisa melihat transaksi yang terjadi tanpa mengetahui identitas pemiliknya. Sedangkan private keys adalah kunci rahasia yang hanya diketahui pemilik dompet untuk menerima dan melakukan transaksi.

3. Bitcoin Miners

Bitcoin miners ataupun penambang menjadi hal yang terkenal beberapa tahun terakhir. Para penambang dibayar dengan Bitcoin dari usaha mereka menambang mata uang digital tersebut.

Kelebihan Memakai Bitcoin

  • Likuiditas lebih besar dibanding mata uang kripto lain, memungkinkan pengguna mempertahankan nilai substansial saat mengonversi ke mata uang fiat
  • Banyak yang menerima sebagai metode pembayaran — ratusan toko online telah menerima Bitcoin
  • Biaya transaksi lebih rendah, umumnya tidak lebih dari 1 persen dari nilai (dibanding 2-3 persen pada pembayaran digital lain)
  • Transaksi internasional lebih mudah, tanpa birokrasi khusus

Kekurangan Memakai Bitcoin

  • Rentan penipuan — karena wujudnya digital, tidak jarang ada serangan hacker terhadap dompet Bitcoin pengguna
  • Tidak ada pengembalian uang — minimnya kebijakan refund seperti yang dimiliki perusahaan kartu kredit dan metode pembayaran lain, sehingga pengguna yang terkena penipuan tidak bisa mengajukan refund

Sumber referensi: glints.com

Artikel Lainnya

Pengertian Internet of Things (IoT)

Akhmad Raharjo ·

Apa itu Internet of Things? Internet of Things merupakan sesuatu deskripsi dari jaringan fisik ataupun "things" yang dipasang dengan memakai sensor, aplikasi, serta teknologi lain...

Memahami Apa Itu IoT (Internet of Things) dan Penerapannya

Akhmad Raharjo ·

Jika kalian pernah melihat fenomena mobil berjalan sendiri tanpa ada pengemudinya, maka IoT merupakan teknologi yang berada di balik konsep pintar ini. Internet of Things (IoT) mem...